Articles by "dasar seorang peretas"
Showing posts with label dasar seorang peretas. Show all posts
Apa itu hack, Hacking, dan Hacker?

Peretasan adalah penggunaan sumber daya komputer dan jaringan secara tidak sah. (Istilah "hacker" pada awalnya berarti programmer yang sangat berbakat. Dalam beberapa tahun terakhir, dengan akses yang lebih mudah ke beberapa sistem, sekarang memiliki implikasi negatif.) 
Peretas Komputer telah ada selama bertahun-tahun. Sejak Internet menjadi banyak digunakan di Dunia, Kami sudah mulai mendengar lebih banyak tentang peretasan. Hanya beberapa peretas, seperti Kevin Mitnick, yang terkenal. 
Di dunia Hitam dan Putih, mudah untuk menggambarkan Peretas yang khas. Namun dunia digital memiliki banyak jenis peretas.

HACKERS?
Peretas adalah manusia seperti kita semua dan karena itu, adalah individu yang unik, sehingga profil yang tepat sulit untuk diuraikan. Deskripsi luas terbaik tentang Peretas adalah bahwa semua Peretas tidak sama. Setiap Peretas memiliki Motif, Metode, dan Keterampilan. Tetapi beberapa karakteristik umum dapat membantu Anda memahaminya. Tidak semua peretas adalah AntisosialApapun, Peretas ingin tahu tentang Mengetahui hal-hal baru, Berani untuk mengambil langkah dan mereka sering sangat berpikiran tajam.
Hacker  adalah kata yang memiliki dua arti:
1. Secara tradisional, seorang Peretas adalah seseorang yang suka bermain dengan Perangkat Lunak atau Sistem Elektronik. Peretas menikmati Menjelajahi dan Mempelajari bagaimana sistem komputer beroperasi. Mereka suka menemukan cara baru untuk bekerja secara elektronik.
2. Baru-baru ini, Hacker telah mengambil arti baru - seseorang yang dengan jahat membobol sistem untuk keuntungan pribadi. Secara teknis, para penjahat ini adalah Kerupuk sebagai Peretas Pidana. Kerupuk membobol sistem dengan niat jahat.

Hacker Vs. Cracker:

Apa Perbedaan Antara Hacker dan Cracker?
Banyak artikel telah ditulis tentang perbedaan antara Hacker dan cracker, yang berupaya untuk memperbaiki kesalahpahaman publik tentang peretasan. Selama bertahun-tahun, media telah menerapkan kata Hacker ketika itu benar-benar berarti Cracker. Jadi publik sekarang percaya bahwa seorang Peretas adalah seseorang yang membobol sistem komputer dan mencuri data rahasia. Ini sangat tidak benar dan merupakan penghinaan bagi beberapa peretas paling berbakat kami.
HACKER:
Seorang Hacker adalah orang yang tertarik pada pekerjaan sistem operasi komputer apa pun. Paling sering, Hacker adalah pemrogram. Hacker memperoleh pengetahuan lanjutan tentang sistem operasi dan bahasa pemrograman. 
Mereka mungkin mengetahui berbagai lubang keamanan dalam sistem dan alasan lubang tersebut. Hacker terus mencari pengetahuan lebih lanjut, membagikan apa yang telah mereka temukan, dan mereka tidak pernah memiliki niat untuk merusak atau mencuri data.

CRACKER:
Cracker adalah orang yang membobol sistem orang lain, dengan niat jahat. Cracker mendapatkan akses tidak sah, menghancurkan data penting, menghentikan layanan yang disediakan oleh server, atau pada dasarnya menyebabkan masalah bagi target mereka. Cracker dapat dengan mudah diidentifikasi karena tindakan mereka berbahaya. 
Apa pun masalahnya, kebanyakan orang memberi gambaran negatif kepada Hacker. Banyak peretas jahat adalah pencuri elektronik. Seperti halnya siapa pun yang bisa menjadi pencuri, atau perampok, siapa pun bisa menjadi Peretas, tanpa memandang usia, jenis kelamin, atau agama. Keterampilan teknis Peretas bervariasi dari satu ke yang lain. Beberapa peretas nyaris tidak tahu cara berselancar di Internet, sementara yang lain menulis perangkat lunak yang menjadi sandaran peretas lainnya.
Jenis-jenis hacker:
1.
Script Kiddies
2.
Ethical Hacking
3.Black Hat Hackers
4.White Hat Hacker5.Grey Hat Hackers6.Hactivism
7.Cyber Terrorist

Penasaran dengan pengertian macam-macam hackers?
tunngu postingan dari kami ya,,,

terima kasih sudah mampir🙏





peretas ( hacker ) yaitu orang yang ingin mempelajari lebih dalam tentang system kerja jaringan komputer. peretas di bagi 3 yaitu grey hat , black hat , dan white hat.

pertama kita harus mengenal terlebih dahulu siapa sih peretas itu , peretas lebih dikenal dengan sebutan hacker, pada umumnya peretas yang masih awam sering mempamerkan identitasnya, namun ada ratusan, ribuan, bahkan ratusan ribu peretas yang ada di internet.

lalu dasar apa yang menjadikan mereka menjadi seorang peretas. kalian belum di anggap hacker jika belum termasuk dalam kategori di bawah ini :

1. menguasai jaringan komputermu sendiri
seorang peretas harus menguasai komputernya sendiri, setiap peretas harus mampu memperbaiki komputernya sendiri. setiap peretas harus paham dengan isi dari komputer yang dia pakai, apakah harus komputer ? tentu tidak.  ponsel , laptop , jaringan internet , ataupun server harus dalam kendalinya.
 peretas harus bisa memperbiki systemnya sendiri, jika terjadi kerusakan maka ia harus memperbaikinya sendiri. kesimpulanya ia harus mengusai perangkat yang ia pakai itu dan dia harus tau apa yang harus dia lakukan jika terjadi masalah.

2. paham secara mendalam tentang jaringan internet
peretas harus paham dengan jaringan internet dan seluk beluk internet. peretas juga harus menguasai jaringan internet. jaringan internet itu luas tidak hanya google, yahoo, bing, ataupun media sosial.
ada banyak sisi gelap internet yang tidak kamu ketahui, seperti area bawah tanah.
Apa itu area bawah tanah ?
orang awam menyebutnya deeb web , dark web , dark net , deeb net , ataupun lainya. namun mereka tidak tau apa sih deeb web itu, apasih dark net itu. yang mereka tau deeb web tempat untuk para hacker. kami membantah soal hal itu, deeb web bukan hanya tempat berkumpulnya para peretas, namun beberapaa situs pembunuh bayaran, jual beli senjata ilegan, situs rahasia pemerintah ataupun suatu badan tertentu juga ada di sana. deeb web itu luas, semakin kebawah semakin sulit untuk di akses. banyak peretas awal yang sering keluar masuk deeb web hanya bermodalkan VPN dan browser tertentu. mereka tidak tau secara mendalam tentang deeb web, dan mungkin saja mereka tidak tau bahaya dari deeb web itu sendiri.

3. menguasai bahasa pemrograman
Arti dari menguasai bahasa pemrograman adalah memahami secara mendalam tentang bahasa pemrograman. memahami dan menguasai beda dengan mengenal. jika hanya mengenal saja dan tau namanya saja maka kalian belum paham secara mendalam arti bahasa pemrograman itu.

lebih jelasnya tentang bahasa pemrograman, silahkan baca di sini

Arti dari memahami dan menguasai  bahasa pemrograman itu apa sih ?  kalian paham secara mendalam tentang bahasa pemrograman, paham struktur kodenya dan menguasai secara penuh bahasa pemrograman itu.
ada banyak bahasa pemrograman saran saya adalah bahasa python , bahasa php. kalian juga harus mengenal bagaimana bahasa pemrograman itu di ciptakan.

4. paham tentang peretasan secara mendalam
Arti paham peretasan secara mendalam itu apa sih ?  kalian bukan hanya mengenal tapi paham secara mendalam. maksudnya gimana ? misal kalian memiliki skill cross site scripting ( xss ), namun kalian tidak tau betul tentang xss itu, kalian tidak tau cara kerja xss secara mendalam, mengapa xss itu dikatakan sebagai bug, kenapa xss itu bisa muncul, bagaimana cara memperbaiki bug xss.

kuasai satu materi secara mendalam jangan terlalu gugup dan loncat ke materi berikutnya. ada banyak teknik hacking yang di gunakan para peretas. kalian bisa lihat di sini 

5. memiliki etika dan sikap yang baik
jika kalian begabung di salah satu komunitas peretas ( hacker ), kalian harus mentaati aturan dari komunitas tersebut. seperti pemalang hacker link kami juga memiliki aturan sendiri .bersikaplah dewasa, hargai system yang kali retas, karena yang kalian retas itu bukan milik kalian.

tidak mengumbar identitas di media sosial. baca : seberapa penting identitas seorang peretas 
sikap kalian mempengaruhi reputasi kalian, jangan bersikap seperti anak kecil, jangan tertawa diatas penderitaan orang lain.

kalian bukan hacker jika hanya mengaku saja. kalian bukan hacker jika hanya mampu meretas satu system saja. kalian bukan hacker jika hanya bermodalkan tools dari orang lain.

internet itu luas gunakan internet dengan bijak, internet juga punya hukum. kalian tidak berhak untuk merusak system orang lain.




Lalu sebenernya hacker itu di akui atau mengakui ?
"Hacker merupakan seseorang yang mempelajari, mengkaji, meneliti tentang suatu system jaringan komputer"
Namun beberapa orang berpendapat bahwa hacker harus mendapat pengakuan dari orang lain.
Ilmu hacking meliputi berbagai aspek dari pemrograman sampai komputer & jaringan.
Dua pendapat itu berlaku bersamaan.
Hacker mengakui dirinya sendiri sebagai seorang peretas. Dan orang lain juga mengakui bahwa dia Adalah seorang peretas. Jadi jangan salah paham .
Orang yang memiliki kemampuan dan ilmu pengetahuan tinggi dalam bidang teknologi informatika dan komputer bisa juga di sebut seorang hacker karena mereka juga paham ilmu peretasan. Contohnya : mahasiswa jurusan informatika, siswa tkj yang paham secara mendalam tentang jaringan komputer, dan siswa rpl yang paham secara mendalam tentang bahasa pemrograman, bahasa komputer, maupun sistem kerja jaringan komputer.


Pentingkah identitas seorang peretas ?

Dalam dunia hacker ada 3 kategori peretas yaitu black hat, white hat, grey hat.  Namun seberapa pentingkah identitas seorang peretas.

Untuk peretas area black hat identitas sangatlah penting karena mereka berada di lingkub kejahatan cyber. Black hat harus menutup identitasnya di dunia maya. Black hat tidak boleh mengumbar jatidirinya dimedia sosial. Namun pada kenyataanya black hat justru banyak yang mengumbar jatidirinya dan mempamerkan skill di media sosial.


Peretas kedua yaitu white hat. Untuk kategori white hat identitas bisa di bilang penting bisa juga tidak penting. Kenaoa bisa begitu ? Banyak hacker white hat yang secara terang terangan membuka identitasnya. Mereka berani membuka identitas karena mereka berada di jalan yang benar. Mereka tidak ternodai dengan kejahatan cyber seperti black hat. White hat cenderung untuk tidak mengumbar skill di media sosial.


grey hat, untuk grey hat memiliki dua kemungkinan yang sangat erat karena grey hat  berada di garis tengah antara black hat dan white hat.

Untuk identitasnya di dalam kategori white hat dia cenderung open mask atau membuka identitas. Namun saat dia berada di dalam lingkub black hat dia akan menutup identitasnya.


Identitas peretas memang penting, namun jika kita tidak terjerumus dalam kejahatan cyber dan kita tidak wajib menutup identitas kita. Kita harus memiliki batasan dalam membuka identitas. Yang terpenting adalah jangan pamer  skill.


Bagi peretas identitas adalah hal yang paling utama untuk diamankan. Banyak yang berangapan bahwa peretas pasti tidak diketahui siapa orangnya ataupun dari mana asalnya. Namun angapan itu salah, sebenarnya kita hanya perlu melihat dia ada digolongan mana. dia ada di golongan black hat ataupun white hat.


Untuk peretas white hat mereka cenderung tidak ingin dipanggil sebagai peretas. Seperti jim geovedi ataupun kang ono ( ono w purbo). Mereka justru lebih akrab dikenal sebagai pengamat dunia teknologi atau pakar teknologi. Jadi seberapa penting identitas peretas tergantung golonganya.
Grey hat merupakan peretas yang berada di antara black hat dan white hat. Dia bisa berpihak pada black hat namun juga bisa berpihak dengan white hat.
peretas ini cenderung untuk berfikir dua kali, jika mereka membobol system,  mereka akan bisa saja di pihak black hat namun juga bisa berpihak pada white hat.
semua itu tergantung dari individu masing masing.

Contoh hacker grey hat adalah pemalang hacker link. Kami bisa saja berpihak pada blacl hat. Namun juga bisa berpihak pada white hat.


kebanyakan dari peretas grey hat mereka adalah bekas dari white hat yang mulai mempelajari etika dalam dunia hacking. Mereka sudah mulai sadar akan bahaya meretas.


Namun jika lingkungan black hat mempengaruhinya  kembali dia bisa saja berbalik arah dan mendukung black hat.


Peretas grey hat inilah yang harus di hasut untuk memperbaiki sikap mereka di internet. kita bisa memanfaatkan kemampuan mereka. kita bisa merekrut mereka menjadi cyber polis, pemegang keamanan jaringan ataupun teknisi di untuk perusahaan teknologi.


Keungulan grey hat adalah mereka tau seluk beluk white hat dan black hat karena mereka berada di antara keduanya. dia paham dengan dua aliran tersebut, jadi peretas grey hat memiliki pengetahuan yang lebih mendalam tentang aliran peretas baik itu white hat maupun black hat.





Black hat adalah peretas yang mengunakan ilmunya untuk tindakan kejahatan. Seperti : defacer, carder, cracker dll


Black hat di kategorikan sebagai musuh dari peretas white hat. Mereka lebih cenderung untuk merusak system dan meningalkan system yang telah mereka rusak tersebut.


Kebanyakan dari anggota black hat adalah anak baru yang masih awal dalam dunia hacker. Mereka belum paham betul tentang etika dalam dunia hacker.


Banyak team black hat di indonesia salah satunya adalah  black hat tersakiti team dan java black hat






Ada ratusan team hacker atau organisasi yang bergerak dalam area black hat. Mereka mengunakan kemampuan untuk kepentingan diri sendiri dan golongan. Mereka tidak memikirkan dampak dari perbuatan yang mereka lakukan.


Black hat adalah musuh cyber polis. Mereka bergerak dalam dunia kejahatan ( cyber crime ) dan mereka adalah musuh para cyber polis. Sebagian anggota black hat tidak bercengkrama dengan dunia luar mereka kebanyakan bersembunyi di area bawah tanah

( underground) atau darknet. Namun bagi para peretas awal mereka justru berbaur dengan dunia luar. Mereka memamerkan hasil yang mereka retas di media sosial.

Banyak peretas yang mengaku sebagai black hat hanya untuk ajang pamer saja. Namun tanpa sadar mereka bisa menjadi intaian cyber polis.


Hacker, siapakah hacker itu ?


Hacker adalah seseorang yang ingin mempelajari lebih dalam tentang system kerja suatu jaringan komputer. Seperti jaringan internet, system operasi, website & aplikasi, dll


lalu siapa white hat itu ?


White hat adalah istilah teknologi informasi yang mengacu kepada peretas yang secara etis menunjukkan suatu kelemahan dalam sebuah sistem komputer. White hat secara umum lebih melindungi sebuah sistem daripada melancarkan aksinya, di mana bertentangan dengan black hat yang lebih memfokuskan aksinya kepada bagaimana menerobos sistem tersebut.

(Wikipedia)

White hat mengarah pada seseorang yang memiliki kemampuan di dalam bidang teknologi khususnya peretasan yang memiliki sifat baik. Dia cenderung meretas untuk menguji system keamanan dan memperbaiki system yang memiliki celah. White hat bukanlah perusak ataupun pencuri. Pada umumnya white hat memfokuskan kemampuanya untuk melindungi sytem.


Untuk negara indonesia rata rata peretas bekerja untuk dirinya sendiri ataupun golonganya. Mereka akan merugikan orang lain untuk kepentinganya sendiri. Jadi di indonesia sebagian besar bukanlah white hat.


Kebanyakan orang yang baru mengenal hacking mereka berpihak di dunia black hat, namun lama kelamaan mereka akan sadar dengan bahayanya dunia black hat itu.


Contoh saja Pemalang hacker link dulunya juga merupakan team black hat. namun kami sadar bahwa dalam dunia black hat tidak selamanya menyenangkan. Kami ingin merubah sikap kami di dunia internet.


Beberapa peretas white hat antara lain :


 Marc "Chameleon" Maiffret

 Kevin “Condor” Mitnick
 Tsutomu Shimomura
Dr Charlie Miller
“Effugas” Kaminsky
Robert “Rsnake” Hansen
 Greg Hoglund

White hat bisa di bilang pahlawan cyber. Mereka melakukan tindakan peretasan untuk kepentingan orang lain.


Anda Mengaku sebagai white hat ?

Apakah anda sudah mempelajari etika dalam dunia hacking ?
Apakah anda pernah mencuri di dalam dunia internet ?

Semua jawaban ada dalam diri anda.

White hat tumbuh karena kesadaran seseorang yang ingin mengunakan ilmu dengan baik.

Mengenal tentang teknik atau serangan berbahaya yang dilakukan oleh para hacker . 
1. IP Spoofing
IP Spoofing juga dikenal sebagai Source Address Spoofing, yaitu pemalsuan alamat IP attacker sehingga sasaran menganggap alamat IP attacker adalah alamat IP dari host di dalam network bukan dari luar network. Misalkan attacker mempunyai IP address type A 66.25.xx.xx ketika attacker melakukan serangan jenis ini maka Network yang diserang akan menganggap IP attacker adalah bagian dari Networknya misal 192.xx.xx.xx yaitu IP type C.
IP Spoofing terjadi ketika seorang attacker “mengakali” packet routing untuk mengubah arah dari data atau transmisi ke tujuan yang berbeda. Packet untuk routing biasanya di transmisikan secara transparan dan jelas sehingga membuat attacker dengan mudah untuk memodifikasi asal data ataupun tujuan dari data. Teknik ini bukan hanya dipakai oleh attacker tetapi juga dipakai oleh para security profesional untuk men tracing identitas dari para attacker
2. FTP Attack
Salah satu serangan yang dilakukan terhadap File Transfer Protocol adalah serangan buffer overflow yang diakibatkan oleh malformed command. tujuan menyerang FTP server ini rata-rata adalah untuk mendapatkan command shell ataupun untuk melakukan Denial Of Service. Serangan Denial Of Service akhirnya dapat menyebabkan seorang user atau attacker untuk mengambil resource didalam network tanpa adanya autorisasi, sedangkan command shell dapat membuat seorang attacker mendapatkan akses ke sistem server dan file-file data yang akhirnya seorang attacker bisa membuat anonymous root-acces yang mempunyai hak penuh terhadap system bahkan network yang diserang
3. Unix Finger Exploits
Pada masa awal internet, Unix OS finger utility digunakan secara efisien untuk men sharing informasi diantara pengguna. Karena permintaan informasi terhadap informasi finger ini tidak menyalahkan peraturan, kebanyakan system Administrator meninggalkan utility ini (finger) dengan keamanan yang sangat minim, bahkan tanpa kemanan sama sekali. Bagi seorang attacker utility ini sangat berharga untuk melakukan informasi tentang footprinting, termasuk nama login dan informasi contact.
Utility ini juga menyediakan keterangan yang sangat baik tentang aktivitas user didalam sistem, berapa lama user berada dalam sistem dan seberapa jauh user merawat sistem. Informasi yang dihasilkan dari finger ini dapat meminimalisasi usaha kracker dalam menembus sebuah sistem. Keterangan pribadi tentang user yang dimunculkan oleh finger daemon ini sudah cukup bagi seorang atacker untuk melakukan social engineering dengan menggunakan social skillnya untuk memanfaatkan user agar “memberitahu” password dan kode akses terhadap system.
4. Flooding & Broadcasting
Seorang attacker bisa mengurangi kecepatan network dan host-host yang berada di dalamnya secara significant dengan cara terus melakukan request/ permintaan terhadap suatu informasi dari sever yang bisa menangani serangan classic Denial Of Service (DoS), mengirim request ke satu port secara berlebihan dinamakan flooding, kadang hal ini juga disebut spraying. Tujuan dari kedua serangan ini adalah sama yaitu membuat network resource yang Menyediakan informasi menjadi lemah dan akhirnya menyerah.
Serangan dengan cara Flooding bergantung kepada dua faktor yaitu: ukuran dan/atau volume (size and/or volume). Seorang attacker dapat menyebabkan Denial Of Service dengan cara melempar file berkapasitas besar atau volume yang besar dari paket yang kecil kepada sebuah system. Dalam keadaan seperti itu network server akan menghadapi kemacetan: terlalu banyak informasi yang diminta dan tidak cukup power untuk mendorong data agar berjalan. Pada dasarnya paket yang besar membutuhkan kapasitas proses yang besar pula, tetapi secara tidak normal paket yang kecil dan sama dalam volume yang besar akan menghabiskan resource secara percuma, dan mengakibatkan kemacetan
5. Fragmented Packet Attacks
Data-data internet yang di transmisikan melalui TCP/IP bisa dibagi lagi ke dalam paket-paket yang hanya mengandung paket pertama yang isinya berupa informasi bagian utama (header/ kepala) dari TCP. Beberapa firewall akan mengizinkan untuk memproses bagian dari paket-paket yang tidak mengandung informasi alamat asal pada paket pertamanya, hal ini akan mengakibatkan beberapa type system menjadi crash. Contohnya, server NT akan menjadi crash jika paket-paket yang dipecah (fragmented packet) cukup untuk menulis ulang informasi paket pertama dari suatu protokol
6. E-mail Exploits
Peng-exploitasian e-mail terjadi dalam lima bentuk yaitu: mail floods, manipulasi perintah (command manipulation), serangan tingkat transportasi(transport level attack), memasukkan berbagai macam kode (malicious code inserting) dan social engineering(memanfaatkan sosialisasi secara fisik). Penyerangan email bisa membuat system menjadi crash, membuka dan menulis ulang bahkan mengeksekusi file-file aplikasi atau juga membuat akses ke fungsi fungsi perintah (command function)
7. DNS and BIND Vulnerabilities
Berita baru-baru ini tentang kerawanan (vulnerabilities) tentang aplikasi Barkeley Internet Name Domain (BIND) dalam berbagai versi mengilustrasikan kerapuhan dari Domain Name System (DNS), yaitu krisis yang diarahkan pada operasi dasar dari Internet (basic internet operation)
8. Password Attacks
Password merupakan sesuatu yang umum jika kita bicara tentang kemanan. Kadang seorang user tidak perduli dengan nomor pin yang mereka miliki, seperti bertransaksi online di warnet, bahkan bertransaksi online dirumah pun sangat berbahaya jika tidak dilengkapi dengan software security seperti SSL dan PGP. Password adalah salah satu prosedur kemanan yang sangat sulit untuk diserang, seorang attacker mungkin saja mempunyai banyak tools (secara teknik maupun dalam kehidupan sosial) hanya untuk membuka sesuatu yang dilindungi oleh password.
Ketika seorang attacker berhasil mendapatkan password yang dimiliki oleh seorang user, maka ia akan mempunyai kekuasaan yang sama dengan user tersebut. Melatih karyawan/ user agar tetap waspada dalam menjaga passwordnya dari social engineering setidaknya dapat meminimalisir risiko, selain berjaga-jaga dari praktek social enginering organisasi pun harus mewaspadai hal ini dengan cara teknikal. Kebanyakan serangan yang dilakukan terhadap password adalah menebak (guessing), brute force, cracking dan sniffing
9.Proxy Server Attacks
Salah satu fungsi Proxy server adalah untuk mempercepat waktu response dengan cara menyatukan proses dari beberapa host dalam suatu trusted network
10. Remote Command Processing Attacks
Trusted Relationship antara dua atau lebih host Menyediakan fasilitas pertukaran informasi dan resource sharing. Sama halnya dengan proxy server, trusted relationship memberikan kepada semua anggota network kekuasaan akses yang sama di satu dan lain system (dalam network).
Attacker akan menyerang server yang merupakan anggota dari trusted system. Sama seperti kerawanan pada proxy server, ketika akses diterima, seorang attacker akan mempunyai kemampuan mengeksekusi perintah dan mengkases data yang tersedia bagi user lainnya
11. Remote File System Attack
Protokol-protokol untuk tranportasi data (tulang punggung dari internet) adalah tingkat TCP (TCP Level) yang mempunyai kemampuan dengan mekanisme untuk baca/tulis (read/write) Antara network dan host. Attacker bisa dengan mudah mendapatkan jejak informasi dari mekanisme ini untuk mendapatkan akses ke direktori file
12. Selective Program Insertions
Selective Program Insertions adalah serangan yang dilakukan ketika attacker menaruh program-program penghancur, seperti virus, worm dan trojan (mungkin istilah ini sudah anda kenal dengan baik ?) pada system sasaran. Program-program penghancur ini sering juga disebut malware. Program-program ini mempunyai kemampuan untuk merusak system, pemusnahan file, pencurian password sampai dengan membuka backdoor
13. Port Scanning
Melalui port scanning seorang attacker bisa melihat fungsi dan cara bertahan sebuah system dari berbagai macam port. Seorang atacker bisa mendapatkan akses kedalam sistem melalui port yang tidak dilindungi. Sebaia contoh, scaning bisa digunakan untuk menentukan dimana default SNMP string di buka untuk publik, yang artinya informasi bisa di extract untuk digunakan dalam remote command attack
14.TCP/IP Sequence Stealing, Passive Port Listening and Packet
Interception TCP/IP Sequence Stealing, Passive Port Listening dan Packet Interception berjalan untuk mengumpulkan informasi yang sensitif untuk mengkases network. Tidak seperti serangan aktif maupun brute-force, serangan yang menggunakan metoda ini mempunyai lebih banyak kualitas stealth-like
15. HTTPD Attacks 
Kerawanan yang terdapat dalam HTTPD ataupun webserver ada lima macam: buffer overflows, httpd bypasses, cross scripting, web code vulnerabilities, dan URL floods.

Isitilah Hacker pertama disebut sekitar tahun 1960an yang merujuk kepada seseorang programmer yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan efisiensi suatu program dengan cara “menghilangkan” baris – baris kode yang berlebih yang pada zaman tersebut dianggap sangat susah karena banyaknya aturan dan batasan bahasa pemrograman. Seiring berjalannya waktu pengertian dari kata Hacker menjadi “seseorang yang memiliki pemahaman dalam mengenai komputer,programming, dan jaringan”
Hacker sendiri terdiri dari 3 macam yaitu:
  1. White Hat Hacker
    Yaitu Hacker yang mampu melakukan penetrasi keamanan jaringan sehingga disewa perusahaan untuk menembus jaringannya sendiri dengan tujuan agar mengetahui kelemahan jaringan sehingga bisa dibenahi sebelum ada hacker kriminal yang menembus.
  2. Black Hat Hacker
    Yaitu Hacker yang melakukan tindakan hacking dengan tujuan buruk yaitu mencuri data, menyebarkan malware, bahkan hanya sekedar merusak suatu sistem.
  3. Gray Hat Hacker
    Yaitu Hacker yang berada ditengah – tengah White Hat dan Black Hat. Disebut seperti itu karena tujuan mereka melakukan hacking kebanyakan untuk belajar menembus suatu sistem dan mencari kelemahannya namun tidak pasti apakah hal tersebut digunakan untuk melakukan suatu tindak kriminal, namun tidak bisa disebut white hat juga karena tidak mendapat izin dari pihak lain.

Cara Kerja Hacker

Untuk melindungi komputer ketika membuka Intenet, kita perlu mengetahui cara kerja hacker mengakses suatu sistem, secara sederhana dapat digambarkan sebagai berikut: Hacker merupakan ‘seni’ tersendiri yang melibatkan proses mencari serpihan-serpihan informasi yang bertebaran di mana-mana dan seolah-olah tidak ada hubungannnya satu sama lain. Untuk memberi gambaran secara keseluruhan proses hacking, di bawah ini disajikan langkah-langkah logisnya, yaitu:
  1. Footprinting. Mencari rincian informasi terhadap sistem-sistem untuk dijadikan sasaran , mencakup pencarian informasi dengan mesin pencari, whois, dan DNS one transfer.
  2. Scanning. Terhadap sasaran tertentu dicari pintu masuk yang paling mungkin. Digunakan ping sweep dan port scan
  3. Enumeration Telaah intensif terhadap sasaran, yang mencari user account absah, network resource and share, dan aplikasi untuk mendapatkan mana yang proteksinya lemah.
  4. Gaining Access. Mendapatkan data lebih banyak lagi untuk memulai mencoba mengakses sasaran. Meliputi atau merampas kata sandi, menebak kata sandi, serta melakukan buffer overflow
  5. Escalating Privilege. Apabila baru mendapatkan user password di tahap sebelumnya, di tahap ini di usahakan mendapat privilese admi jaringan dengan password crackingatau eksploit sejenis getadminsechole atau lc_messages.
  6. Pilfering. Proses pengumpulan informasi dimulai lagi untuk mengidentifikasi mekanisme untuk mendapatkan akses ke trusted system. Mencakup evaluasi trust dan pencarian cleartext password di registryconfig file, dan user data.
  7. Convering Tracks. Begitu kontrol penuh terhadap sistem diperoleh, maka menutup jejak menjadi prioritas. Meliputi membersihkan network log dan penggunaan hide toolseperti macam-macam rootkit dan file streaming
  8. Creating Backdoors. Pintu belakang diciptakan pada berbagai bagian dari sistem untuk memudahkan masuk kembali ke sistem ke sistem ini dengan cara membentuk user accountpalsu, menjadwalkan batch joob ,mengubah startup file ,menambahkan servis pengendali jarak jauh serta monitoring tool ,dan menggantikan aplikasi dengan qtrojan.
  9. Denial of Service. Apabila semua usaha diatas gagal, penyerang dapat dilumpuhkan sasaran sebagai usaha terakhir. Meliputi SYN flood, teknik-teknik ICMP, supernukeland/ latierrateardropbonknewteartrincoosmurf, dan lain-lain.

Tingkatan peretas atau hacker


Elite

Juga dikenal sebagai 3l33t, 3l337, 31337, leet, 1337 atau kombinasi dari itu; merupakan ujung tombak industri keamanan jaringan. Mereka memahami sistem operasi sisi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi dan menyambungkan jaringan secara global. Sanggup melakukan pemrograman setiap harinya. Sebuah anugerah yang sangat alami, mereka biasanya efisien & terampil, menggunakan pengetahuannya dengan tepat. Mereka seperti siluman yang dapat memasuki sistem tanpa terdeteksi, walaupun mereka tidak akan menghancurkan data-data yang ditemui. Karena mereka selalu mengikuti peraturan yang ada.

Semi elite

Hacker ini biasanya lebih muda daripada Elite. Mereka juga mempunyai kemampuan dan pengetahuan luas tentang komputer. Mereka mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya (vulnerability)). Biasanya dilengkapi dengan sejumlah kecil program cukup untuk mengubah program eksploit. Banyak serangan yang dipublikasi dilakukan oleh hacker tingkat ini. Sialnya oleh para Elite mereka sering kali dikategorikan Lamer.

Developed kiddie

Sebutan ini terutama karena umur kelompok ini masih muda (ABG) dan masih sekolah. Mereka membaca tentang metode hacking dan caranya di berbagai kesempatan. Mereka mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil dan memproklamasikan kemenangan ke peretas lainnya. Umumnya mereka masih menggunakan Grafic User Interface (GUI) dan baru belajar hal dasar dari UNIX, tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem operasi.

Script kiddies

Seperti developed kiddie, Script Kiddie biasanya melakukan aktivitas di atas. Seperti juga Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat minimal. Biasanya tidak lepas dari GUI. Hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti dan menyusahkan hidup pengguna Internet.

Lamer

Mereka adalah orang tanpa pengalaman dan pengetahuan yang ingin menjadi peretas (wanna-be hacker). Mereka biasanya membaca, mendengar menonton film atau video tentang hacker dan ingin menjadi seperti mereka. Penggunaan komputer mereka hanyalah untuk main game, IRC, tukar-menukar perangkat lunak bajakan dan mencuri kartu kredit. Melakukan hacking menggunakan perangkat lunak trojan, nuke, dan DoS. Biasanya menyombongkan diri melalui IRC channel. Karena banyak kekurangan untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai tingkat developed kiddie atau script kiddie saja.